PB PSTI terus berbenah pasca hasil Asian Games Incheon 2014

Jakarta, 14 Oktober 2014 – Hampir dua minggu Asian Games Incheon Korea 2014 ditutup, hasilnya pun sudah sama sama kita ketahui bahwa China masih sangat perkasa dengan 152 emas, 108 perak, 83 perunggu, berturut turut Korea diurutan kedua dan Jepang diurutan ketiga. Indonesia sendiri berada diurutan 17 dengan perolehan 4 emas, 5 perak dan 11 perunggu, turun dua tingkat dibanding Asian Games Guangzhou 2010 yang berada diurutan 15.

Di tengah penurunan prestasi Indonesia secara umum, PB PSTI sebagai induk organisasi Sepaktakraw di Indonesia boleh berbangga hati bahwa prestasi Cabor Sepaktakraw pada Asian Games 2014 mengalami peningkatan dalam perolehan medali. Mendapat 2 medali perunggu di Asian Games 2010, pada tahun 2014 ini Cabor Sepaktakraw mendapat 3 medali perunggu. Masih dibawah target yang dicanangkan tapi prestasi ini perlu diapresiasi dan tentunya perlu untuk berbenah.

PB PSTI tidak sempat berleha leha setelah Asian Games Incheon berakhir, karena berbagai kegiatan dan kejuaraan sudah di depan mata. Bulan Oktober ini ada Kejuaraan dunia ISTAF Super Series seri pertama di Nay Pyi Taw-Myanmar, di bulan Nopember ada Asian Beach Games di Phuket Thailand dan Kejurnas yang direncanakan di selenggarakan pada awal desember 2014.

Ketua Umum PB PSTI Bapak Anjas Rivai terus melakukan konsolidasi dalam rangka persiapan seluruh kegiatan yang harus diikuti oleh insan sepaktakraw Indonesia. Dalam wawancara dengan beberapa media olahraga pada saat acara Sarasehan Olahraga di Hotel Twin Jakarta beberapa waktu yang lalu, sepaktakraw terus berbenah pasca Asian Games 2014 kemarin. Permasalahan peralatan yang belum kunjung selesai sampai saat ini tidak akan mempengaruhi persiapan menghadapi event event mendatang, demikian ditambahkan oleh Bapak anjas. (TGH)

Leave a Reply