Indonesia gagal hampir di seluruh cabang olahraga, tanggung jawab siapa ?

(Asian Games Incheon 2014). Memasuki hari ke sembilan perhelatan pesta olahraga se Asia, belum satupun medali emas diraih oleh kontingen merah putih. Indonesia baru memperoleh 3 perak dan 5 perunggu dan masih berkutat di posisi 20 an, jauh dari target yang ditetapkan Menpora Roy Suryo dengan 9 emas dan diposisi 10 besar Asia.

Kegagalan demi kegagalan memperoleh medali emas tersebut semakin menambah panjang daftar masalah yang dialami insan olahraga di Indonesia, sebelumnya masalah macetnya pencairan dana untuk persiapan pelatnas cabang olahraga, masalah peralatan dan perlengkapan Asian Games yang tidak bisa dipenuhi oleh vendor yang memenangkan tender pengadaan peralatan. Itu jelas menghambat para atlit untuk beprestasi. Belum lagi kalo dilihat bahwa perkembangan atlit atlit negara lain semakin maju, demikian plt sekjen PB PSTI Tri Gunawan Hadi menyampaikan kepada redaksi.

Mungkin sudah saatnya badan litbang olahraga di tanah air berbenah untuk melakukan penelitian atas kemajuan olahraga di negara lain, juga pengembangan teknologi olah raga ditingkatkan, dan tak kalah pentingnya adalah bersatunya seluruh komponen olahraga di indonesia

Para penentu kebijakan, mari kita duduk bersama dan bekerja demi kemajuan olahraga di Indonesia , perlu ada evaluasi secara menyeluruh terhadap permasalahan yang terjadi, imbuh Tri Gunawan Hadi.

Betapa malunya kalo suatu saat kita ditinggalkan oleh negara sekelas Timor Leste dalam percaturan olahraga dunia, betapa malunya kalo olahraga asli Indonesia semacam sepaktakraw dan pencak silat kita harus menjadi orang asing di negeri sendiri.

Tidak usah saling menyalahkan tapi jangan juga menganggap sepele, kasihan para atlit, pelatih dan pengurus cabang olahraga yang sudah bekerja keras demi merah putih.

Salam olahraga..

Leave a Reply