Sekjen ISTAF Akui Besar Peluang Sepak Takraw Indonesia Rebut Emas di Asian Games

JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Sepak Takraw Internasional (ISTAF), Datuk Abdul Halim Bin Kader, mengatakan, peluang tim sepak takraw Indonesia untuk mendapatkan medali emas di Asian Games 2014 Incheon, Korsel sangat besar.

“Terus terang saya katakan dengan melihat hasil undian yang dilakukan di Inheon, Korsel beberapa waktu lalu, tim sepak takraw Indonesia memiliki peluang besar untuk mendapatkan medali emas atau paling buruk perak di Asian Games ke-19 itu. Soalnya, tim sepak takraw Indonesia tak satu grup dengan tim kuat seperti Thailand, Malaysia, Korsel dan Myanmar. Lain halnya dengan negara saya Singapura yang satu kumpulan (grup-red) dengan empat negara tersebut,” kata Datuk Halim kepada wartawan seusai pembukaan Rakernas PSTI di Hotel Twin Plaza Jakarta, Sabtu, (30/8) malam.

Halim Kader hadir dalam Rakernas PSTI ini dalam rangka melantik sekaligus mengukuhkan Ketua Umum PB.PSTI Anjas Rivai sebagai Wakil Presiden ISTAF.
Pria berdarah Pakistan yang berkewarganegaraan Singapura itu lebih lanjut mengatakan, tim sepak takraw Indonesia tentu harus memanfaatkan benar peluang tersebut. Ini merupakan kesempatan emas yang belum tentu akan terulang kembali.

Halim Kader menilai, perkembangan sepak takraw Indonesia kini mengalami kemajuan yang amat pesat. Ini pula yang mendorong ISTAF mengangkat Anjas Rivai sebagai Wakil Presiden induk organisasi sepak takraw dunia itu.

“Kepemimpinan Pak Anjas Rivai di PSTI telah banyak membawa perubahan berarti bagi perkembangan olahraga sepak takraw Indonesia. Ia berharap, kondisi ini berkelanjutan sehingga sepak takraw Indonesia benar-benar mendunia,” papar Halim yang kehadirannya di Rakernas PSTI didampingi istri tercintanya itu.

Menurut Datuk Abdul Halim Bin Kader, ISTAF juga akan membantu Indonesia dalam hal meningkatkan kualitas pelatih. Jika perlu Indonesia juga mengekspor pelatih sepak takraw ke luar negeri. Jadi tak hanya dikuasai oleh Thailand.

Bahkan dia berjanji akan membuka peluang Indonesia untuk memproduksi sendiri bola sepak takraw. “Kalau selama ini kita dan semua negara membeli bola sepak takraw dari Thailand, suatu saat Indonesia juga harus menjadi negara yang menjual bola sepak takraw ke manca negara,” harap Halim./** TOR-02

sumber: http://goo.gl/igRMBy

Leave a Reply